Bagaimana Prediksi Virtual Reality di Tahun Depan Nanti

Bagaimana Prediksi Virtual Reality di Tahun Depan Nanti?

Bagaimana Prediksi Virtual Reality di Tahun Depan Nanti

Prediksi Virtual Reality Tahun DepanVirtual reality adalah teknologi terbarukan yang konsepnya telah ditemukan sejak zaman dahulu. Tepatnya dimulai dari tahun 60an dari penemuan sensorama dan head-mounted display oleh Morton Heilig dan Ivan Sutherland.

Sejak saat itu virtual reality terus berkembang dan mulai merambat ke berbagai bidang penting kehidupan manusia. Virtual reality mulai dapat memberikan dampak signifikan pada berbagai industri penting. Terutama dalam hal efektivitas dan juga pematangan perencanaan pengambilan keputusan bisnis.

Teknologi ini sekarang menjadi bagian penting dari pengembangan metaverse oleh Mark Zuckerberg. Banyak yang memprediksi bahwa virtual reality akan menjadi kunci untuk umat manusia mencapai masa depan digital 3D.

Lalu bagaimana prediksi virtual reality untuk tahun depan?. Ya, dalam beberapa hari lagi kita akan bertemu dengan 2024. Tahun di mana kita bisa mengharapkan kedamaian dunia terjadi, baik dari skala lokal dan global.

Tahun yang juga kita harapkan mampu memberikan banyak perkembangan untuk penelitian teknologi terbarukan, termasuk di dalamnya adalah virtual reality. Nah, di dalam artikel ini, kita akan mempelajari beberapa prediksi virtual reality di tahun depan. Penasaran apa saja?, simak baik-baik artikel ini ya!.

Prediksi Virtual Reality di Tahun Depan!

1. Menjadi Tren di Dunia Marketing

Prediksi yang pertama adalah virtual reality yang diyakini akan menjadi tren di dunia marketing. Hal ini wajar mengingat virtual reality mampu menghadirkan pengalaman baru bagi pengguna dalam melakukan try and buy produk.

Tidak hanya itu, virtual reality juga mampu menjadikan bisnis wisata jauh lebih hidup dan realistis bagi pengunjung. Mereka bisa merasakan atmosfer liburan hanya dari dalam kamarnya saja.

2. Industri VR Gaming Masih Akan Diminati

Prediksi yang kedua adalah industri VR gaming yang masih akan terus diminati. Prediksi ini disandarkan pada fakta bahwa VR gaming memudahkan player untuk mendapatkan uang dari desentralisasi dengan sistem blockchain.

Player bisa membeli dan menjual aset atau items game yang didapatkan dengan mata uang kripto. Transaksi yang dilakukan sendiri bersifat transparan, aman dan terdesentralisasi.

Baca Juga: 5 Game Metaverse Terbaik 2023

Didapatkan dari Tek.id, pembelian items dalam aplikasi virtual reality (terkhusus mixed reality) mencapai angka 75%. Laporan ini merujuk pada 2 game besar yakni Pokemon – Niantic dan Snap.

Didapatkan juga dari laporan Market Research Future, 5% pangsa pasar penjualan produk VR dikuasai oleh Sony Playstation untuk keperluan gaming.

3. Teknologi Desentralisasi

Selaras dengan sebelumnya, virtual reality di tahun depan, diyakini sebagai salah satu teknologi penting untuk kita mencapai kemajuan dalam sistem desentralisasi. Perkembangan teknologi Web3 dan penggunaan uang digital seperti bitcoin jadi lebih maju dari sebelumnya.

Konsep DeFi atau Decentralized Finance akan menjadi nafas baru. Hal ini tentu saja didukung dengan fakta bahwa proyek Metaverse dari perusahaan Meta milik Mark Zuckerberg terus berjalan.

Di tahun 2023 ini saja, Meta telah menguasai sekitar 50.2%. Hanya Sony (27,1%) dan ByteDance (9.6%) yang bisa bersaing dengannya di pangsa pasar 2Q23.

4. VR untuk Proses Pelatihan Karyawan

Terakhir adalah virtual reality yang akan menjadi primadona untuk perusahaan melakukan proses pelatihan karyawan.

Hal ini wajar mengingat virtual reality atau VR yang memiliki banyak manfaat untuk proses ini. 5 di antaranya adalah;

  1. VR yang mampu menekan biaya untuk pelatihan karyawan.
  2. Menjadikan proses pelatihan karyawan jadi lebih menyenangkan dan imersif.
  3. Mampu menghindarkan perusahaan dari bad hiring.
  4. Dapat melakukan kolaborasi yang baik dengan teknologi Ai dan juga IoT.
  5. Visualisasi data perusahaan yang lebih fleksibel dan mudah dimengerti.

Virtual reality bakal menjadi teknologi penting untuk kita menghadapi revolusi industri 4.0. Melalui virtual reality, perusahaan jadi lebih mudah melakukan proses pelatihan karyawan, prosesnya jadi lebih menarik dan interaktif, dan pada akhirnya berdampak pada proses pengambilan keputusan bisnis yang jauh lebih matang. Teknologi ini juga masih jadi primadona untuk banyak gamers merasakan adrenalin bermain game yang lebih menantang

Ahmad Zankie, CEO Arutala

Inilah penjelasan lengkap tentang prediksi virtual reality di tahun depan.

Apabila Sobat Arunews berminat untuk mendapatkan Jasa Pembuatan Virtual Reality Profesional, hubungi Arutala.id.

Dapatkan informasi keren tentang teknologi virtual reality di LinkedIn Sobat Arunews dengan follow ARUTALA. Untuk Instagram, Sobat Arunews bisa follow @arutalaid.