Masa Depan Industri Metal dengan VR

Melihat Masa Depan Industri Metal dengan VR

Masa Depan Industri Metal dengan VR

Industri Metal dengan VR – Virtual reality adalah teknologi yang memungkinkan kita untuk dapat terhubung ke dalam dunia 3D sebagai avatar. Teknologi ini menawarkan kita akan sensasi komunikasi dengan cara yang anti mainstream. Melalui virtual reality atau yang biasa disingkat dengan VR, kita bisa melakukan komunikasi tanpa perlu khawatir akan batasan ruang dan waktu.

VR memungkinkan penggunanya untuk hadir ke dalam dunia 3D sebagai avatar yang penampilannya dapat dipersonalisasi sesuai kehendak. Teknologi ini bekerja dengan melibatkan banyak komponen penting seperti headset, sensor gerak, perangkat input, audio, dan juga animasi 3D.

Adapun seorang jenius yang berada di balik canggihnya teknologi ini adalah Ivan Sutherland. Dialah orang yang pertama kali berjasa akan konsep dunia virtual melalui penemuannya yang bernama Head-mounted display.

Konsep pengembangan akan teknologi ini terus berlanjut dari waktu dan waktu. Dan sekarang, kita bisa dengan mudah menemukan banyak model penerapan VR di berbagai industri penting kehidupan manusia. Salah satu industri penting kehidupan manusia yang banyak dipengaruhi oleh kehadiran VR ini adalah industri metal.

Lantas, apa atau bagaimana saja peran vital VR untuk industri yang satu ini?. Mimin akan menjelaskannya lengkap di dalam artikel ini. Jadi simak baik-baik ya!.

Manfaat VR dalam Industri Metal

Ada banyak manfaat yang bisa perusahaan peroleh dari proses penerapan VR ini dalam industri metal. Manfaat yang paling kentara tentu saja adalah manfaat dalam proses kolaborasi dan desain. Selain itu, VR juga mampu membantu perusahaan industri metal dalam upaya peningkatan efisiensi sumber daya dan produktivitas.

Penggunaan VR akan memudahkan perusahaan dalam pelaksanaan K3. Mereka bisa dengan mudah mengendalikan resiko kecelakaan kerja ke dalam persentase yang amat sangat kecil.

Berikut ini adalah penjelasannya lebih lanjut;

1. Membantu Proses Kolaborasi dan Desain

Ya, selaras dengan kemampuan VR itu sendiri, perusahaan bisa menggunakannya untuk proses kolaborasi antar tim. Proses kolaborasi antar tim ini akan jauh lebih menarik dan juga pastinya interaktif. Mereka bisa dengan mudah mempresentasikan hasil riset yang ada ke dalam berbagai jenis visualisasi data yang menarik.

Desain prototipe yang ada dapat dikerjakan secara bersama tanpa harus pusing memikirkan jadwal yang tepat untuk pertemuan di dunia nyata. Jelas ini akan sangat membantu tim menemukan desain produk terbaik di setiap proyek. Kurangnya pertemuan fisik secara langsung, tentu akan membantu proyek manajer dalam mengalokasikan dana yang ada ke proses produktif lainnya.

2. Efisiensi Biaya dan Produktivitas Meningkat

Menyambung dari manfaat sebelumnya, adalah VR yang dapat membantu perusahaan untuk menghemat lebih banyak biaya. Terutama biaya yang diperlukan untuk mengakomodir pertemuan antar tim desain produk. Plus proses desain produk yang dilakukan akan jauh lebih fleksibel. Di mana mereka tidak perlu khawatir akan kerusakan fisik pada desain. Ini akan menghemat lebih banyak waktu dan mengurangi kesalahan desain yang tidak bisa lagi diperbaiki.

Ya, seperti yang kita tahu, tidak semua komponen desain di dalam industri metal mudah untuk didapatkan atau memiliki banyak cadangan. Ketika komponen desain tersebut mengalami kesalahan desain di produk fisik akhir atau prototipe, maka itu jelas akan sangat merepotkan. Perlu waktu yang lama untuk bisa mendapatkan komponen yang sama kembali.

VR membantu tim desain untuk lebih hati-hati dan lebih matang dalam mengambil keputusan.

3. Cara Terbaik untuk Pengendalian Resiko Kerja

Manfaat yang terakhir adalah VR yang mampu memberikan peningkatan pesat pada cara perusahaan dalam pengendalian resiko kerja. Ya, terlebih lagi di industri metal yang notabene memiliki lingkungan kerja dengan suhu yang amat sangat panas. Sekitar 2.500F atau bahkan lebih tinggi. VR dapat memudahkan pekerja dalam proses monitoring jarak jauh.

Proses monitoring jarak jauh inilah yang dapat mencegah terjadinya kecelakan kerja.

Selain itu, VR juga mampu membantu perusahaan menjalankan proses pelatihan kerja yang lebih aman tetapi dengan sensasi seperti di tempat kerja yang nyata.

Contoh Penerapan VR dalam Industri Metal

Ada banyak contoh penerapan VR dalam industri metal. Selain digunakan untuk proses kolaborasi desain dan pelatihan karyawan, VR juga dapat membantu pengguna melihat objek yang tersembunyi. Ya, kita dapat melakukannya melalui bantuan dari VR X-Ray buatan MIT (Massachusetts Institute of Technology). Melalui teknologi ini, pekerja di industri metal dapat melihat kesalahan terkecil pada produk metal, yang itu tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Selain VR X-Ray, VR juga telah diterapkan ke dalam industri metal dengan cara integrasi pada teknologi canggih lainnya. Contohnya dari perusahaan SSE Steel di Louisiana. Mereka menggunakan robot yang dapat mengelas di lingkungan virtual. Sistem robot virtual reality ini mereka beri nama Cobot. Dengan Cobot, karyawan dapat terbantu dalam tugas sebelum dan sesudah pengelasan.

Para ahli banyak memprediksi bahwa VR akan memberikan banyak manfaat di industri metal melalui integrasinya dengan teknologi lain. Salah satunya adalah Internet of Things.

Inilah penjelasan lengkap manfaat VR di industri metal.

Baca Juga: Pelatihan Mesin Diesel dengan VR

Apabila kamu berminat untuk melakukan kerjasama pembuatan aplikasi VR/AR/MR, hubungi nomor WhatsApp ini ya.

Dapatkan informasi keren tentang teknologi reality lainnya di LinkedIn Sobat Arunews dengan follow @arutalaid. Untuk Instagram, Sobat Arunews bisa follow @arutalaid.