Mengenal Lebih Dekat Budaya Kraton Jogja dengan AR Kraton Game

Mengenal Lebih Dekat Budaya Kraton Jogja dengan AR Kraton Game

Mengenal Lebih Dekat Budaya Kraton Jogja dengan AR Kraton Game

AR Kraton Game – Yogyakarta adalah salah satu provinsi terpopuler di Indonesia. Hal ini wajar mengingat Yogyakarta memiliki sistem pemerintahan yang unik, yakni sistem pemerintahaan kerajaan Kraton. Tidak heran jika Gubernur Yogyakarta saat ini masih dipimpin oleh keturunan Sultan dan Adipati.

Adapun yang berkuasa saat ini adalah Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sistem pemerintahan ini sendiri telah berdiri sejak 1755, jauh sebelum Indonesia merdeka. Dengan sebab inilah, Yogyakarta mendapatkan gelar sebagai Daerah Istimewa.

Keistimewaan Yogyakarta sebenarnya bukan hanya terpaku pada sistem pemerintahannya saja. Namun juga terdapat pada kebiasaan warganya yang menjunjung tinggi nilai budaya leluhur. Salah satu contoh nyatanya adalah masih terawatnya bangunan bersejarah Kraton Yogyakarta.

Kraton Yogyakarta sendiri adalah living monument, yang masih eksis dan memiliki pengaruh yang luas untuk warga Jogja. Eksistensi Kraton Yogyakarta ini berkaitan erat dengan struktur tata pemerintahan, tata ruang kewilayahan, birokrasi, tata hubungan sosial, budaya, dan lingkungan binaan berbagai fasilitas fisik Kraton.   

Di tahun 2017, kawasan ini melebur menjadi satu dengan Kawasan Cagar Budaya Malioboro. Lebih lengkap, penggabungan ini juga dilakukan dalam benteng Kraton (Baluwarti) yang membujur dari Tugu sampai Panggung Krapyak.

Penggabungan 2 kawasan diatur oleh Keputusan Gubernur nomor 75/2017. Diharapkan dengan penggabungan ini, potensi wisata budaya di kawasan Kraton meliputi tata ruang kota tradisional dan komponennya, bangunan Kraton dan tata ruangnya, dalem-dalem pangeran dan abdi dalem, bekas Tamansari, Museum Sonobudoyo, benteng dan kelengkapannya, benda-benda movable di Kraton beserta kesenian (pertunjukan tari, wayang kulit dan wayang wong, karawitan), dll dapat tampil maksimal.

Meskipun memang terdapat komplek kegiatan budaya yang tidak terbuka untuk umum, tapi itu tidak menyurutkan semangat belajar warga ataupun turis dari mancanegara untuk mempelajari budaya Kraton.

Di kawasan Kraton, kita akan menemukan banyak ruang terbuka yang disebut dengan plataran. Plataran ini dihubungkan dengan regol atau gerbang yang jadi pembatas antar plataran lainnya.

AR Card Games

Ya, ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari budaya Kraton ini. Meskipun sarat akan nilai tradisional, faktanya kita tetap dapat mencampurkan elemen modern untuk mempelajarinya.

Perkembangan teknologi memang tidak dapat dipungkiri mampu merubah banyak cara pandang kita dalam mempelajari sesuatu. Termasuk di dalamnya mempelajari budaya Kraton Yogyakarta dengan cara yang lebih menyenangkan.

Dan salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk itu adalah teknologi Augmented Reality. Sebuah teknologi yang memungkinkan penggunanya untuk dapat menampilkan objek 3D muncul di dalam lingkungan nyata.

Adalah perusahaan VR/AR, Arutala yang berhasil menciptakan sistem AR menarik untuk mempelajari budaya Kraton. Sistem itu adalah AR Card Games dan diberi nama Kraton Game

AR Kraton Game

Sumber: youtube.com/@AmbarSetyawan

AR Kraton Game adalah salah satu proyek terbaru yang dikreasikan oleh Arutala. Proyek ini menggunakan sistem AR Card Games dan mampu memberikan pengalaman berkunjung ke museum Kraton jauh lebih interaktif dan menyenangkan.

Inovasi ini dihadirkan oleh pihak museum Kraton bekerjasama dengan Arutala, dengan mengkombinasikan permainan Trading Card Games (TCG).

TCG merupakan permainan kartu populer, menggunakan kartu berseri. Konsep tersebut, katanya, mengikuti tren teknologi terkini untuk menghadirkan produk teknologi imersif dalam lingkup dunia pariwisata dan kemuseuman Indonesia

Melalui kartu ini, kita dapat memunculkan berbagai karakter unik seperti prajurit kraton, sesuai dengan karakter yang ada pada TCG.

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk melestarikan pengetahuan budaya Kraton Yogyakarta. Di era teknologi dan juga dimulainya era milenial dan Gen Z, tentu saja pembelajaran tradisional tidak dapat terlalu diandalkan. Diperlukan sistem pembelajaran yang lebih menarik menggunakan teknologi, salah satunya adalah AR”

Ahmad Zankie, CEO Arutala.

Inilah penjelasan lengkap tentang AR Kraton Game

Apabila Sobat Arunews berminat untuk mendapatkan Jasa Pembuatan Virtual Reality Profesional, hubungi Arutala.id.

Baca Juga: Peran VR untuk Keselamatan Pekerja Konstruksi

Dapatkan informasi keren tentang teknologi virtual reality di LinkedIn Sobat Arunews dengan follow ARUTALA. Untuk Instagram, Sobat Arunews bisa follow @arutalaid.